Sumbawa, 27 April 2026 — Komitmen terhadap penguatan peran zakat, infak, dan sedekah dalam pembangunan sosial terus ditunjukkan oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan legislatif. Hal ini terlihat dari langkah nyata yang dilakukan oleh Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, yang menyalurkan infak melalui BAZNAS Kabupaten Sumbawa pada Senin (27/4/2026).
Penyaluran infak tersebut dilaksanakan langsung di ruang kerja beliau sebagai bentuk dukungan terhadap program-program BAZNAS dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan. Dalam kegiatan tersebut, Zulfikar Demitry menunaikan infaknya secara digital dengan melakukan scan QRIS BAZNAS Sumbawa, sebagai bentuk adaptasi terhadap kemudahan layanan pembayaran non-tunai yang kini semakin berkembang.
Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, penyaluran infak ini diterima langsung oleh Pengurus BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Momentum tersebut tidak hanya menjadi simbol penyerahan bantuan, tetapi juga mencerminkan sinergi yang kuat antara lembaga legislatif dan lembaga pengelola zakat dalam membangun kesejahteraan umat.

Pemanfaatan QRIS dalam penyaluran infak ini juga menjadi contoh nyata bahwa digitalisasi dapat mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban sosial keagamaan. Selain praktis, metode ini juga dinilai lebih transparan dan efisien, sejalan dengan upaya BAZNAS dalam menghadirkan layanan yang modern dan terpercaya.
Dukungan dari tokoh publik seperti Zulfikar Demitry diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, khususnya para pemangku kebijakan dan aparatur sipil negara, untuk turut berpartisipasi aktif dalam menunaikan kewajiban serta meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.
BAZNAS Kabupaten Sumbawa sendiri terus berkomitmen dalam mengelola dana umat secara transparan, akuntabel, dan profesional. Berbagai program telah dijalankan, mulai dari bantuan pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang bertujuan untuk menciptakan kemandirian dan meningkatkan taraf hidup mustahik.
Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, DPRD, dan BAZNAS, diharapkan pengelolaan zakat dan infak di Kabupaten Sumbawa dapat semakin optimal dan memberikan dampak yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat. Partisipasi aktif dari para pemimpin daerah menjadi salah satu kunci dalam membangun kepercayaan publik sekaligus mendorong gerakan zakat yang lebih luas.
Langkah yang dilakukan oleh Zulfikar Demitry ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat dimulai dari hal sederhana, namun memiliki dampak besar bagi sesama. Dengan semangat berbagi dan gotong royong, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berkontribusi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, menuju Sumbawa yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
