Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Dusun Perenang, Desa Labuhan Burung, Kecamatan Buer, pada Sabtu pagi, 2 Mei 2026. Di tengah keterbatasan yang dimiliki, senyum bahagia terpancar dari wajah Aditya Pratama, seorang anak berusia 15 tahun yang berkebutuhan khusus dan tidak mampu berucap. Kebahagiaan itu hadir saat ia menerima bantuan kursi roda dari BAZNAS Kabupaten Sumbawa.
Meski tanpa kata, ekspresi Aditya seakan menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Tatapan matanya dan senyum tulusnya seperti berkata, *βTerima kasih BAZNAS Kab. Sumbawa, terima kasih Bapak-Ibu yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kab. Sumbawa.β* Momen tersebut menjadi pengingat kuat bahwa kepedulian dan kebaikan dapat menjangkau siapa saja, bahkan mereka yang tak mampu mengungkapkannya dengan kata-kata.
Aditya, atau yang akrab disapa Adit, merupakan putra pertama dari Bapak M. Nasir. Selama ini, aktivitasnya sangat terbatas akibat kondisi yang dialaminya. Kehadiran kursi roda ini menjadi harapan baru, tidak hanya bagi Adit, tetapi juga bagi keluarganya. Dengan bantuan tersebut, Adit kini memiliki kesempatan untuk bergerak lebih leluasa dan menjalani hari-harinya dengan lebih baik.
Penyaluran bantuan ini dilakukan langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Bapak M. Lutfik Makki, M.Si. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata dari amanah para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Ia juga menegaskan bahwa setiap kontribusi yang diberikan masyarakat memiliki dampak besar bagi mereka yang membutuhkan.
βIni adalah bentuk kepedulian kita bersama. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan memberikan manfaat besar bagi Adit dalam menjalani kehidupannya,β ujarnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol bantuan materi, tetapi juga menggambarkan nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial yang terus dijaga di tengah masyarakat. Program penyaluran bantuan seperti ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Sumbawa dalam mendistribusikan zakat secara tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Di akhir kegiatan, doa dan harapan pun dipanjatkan. Semoga setiap zakat, infak, dan sedekah yang telah ditunaikan oleh para dermawan melalui BAZNAS menjadi catatan amal shaleh di hadapan Allah SWT. Lebih dari itu, diharapkan pula keberkahan senantiasa menyertai setiap langkah kebaikan tersebut, baik bagi pemberi maupun penerima.
Kisah Adit hari ini menjadi bukti nyata bahwa kebaikan sekecil apa pun dapat menghadirkan kebahagiaan yang begitu besar. Dan di balik senyumnya, tersimpan pesan sederhana namun mendalam: terima kasih.
