SUMBAWA – Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Indah Setia Ningsih, A.Ma.,Pd.SD., menghadiri kegiatan Evaluasi Kinerja/Lomba Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dilaksanakan pada Kamis, 5 November 2026, di Posyandu Delima, Kelurahan Brang Bara, Kabupaten Sumbawa.
Kegiatan evaluasi tersebut menjadi momentum penting untuk melihat secara langsung perkembangan, inovasi, serta pelaksanaan transformasi Posyandu dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat. Evaluasi juga menjadi bagian dari upaya mendorong Posyandu agar semakin optimal dalam menjalankan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Sumbawa turut hadir melalui Wakil Ketua III, Indan Setia Ningsih, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pelayanan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran BAZNAS juga ditunjukkan melalui dukungan SPM bidang pendidikan bagi anak usia sekolah serta bantuan paket sembako bagi para lansia yang disalurkan dalam rangkaian kegiatan evaluasi Posyandu.
Bupati Sumbawa yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, H. Jaya Kusuma, S.Sos., turut hadir dan meninjau secara langsung proses evaluasi kinerja Posyandu 6 SPM di Posyandu Delima Kelurahan Brang Bara.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Tim Penilai Provinsi NTB beserta jajaran, Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, Camat Sumbawa Ardiyansyah, S.AP., Camat Labuhan Badas Ardian Pranata, S.STP., para lurah se-Kecamatan Sumbawa, ibu-ibu PKK, serta para kader Posyandu.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa penguatan Posyandu tidak hanya menjadi tanggung jawab kader dan pemerintah di tingkat kelurahan, tetapi membutuhkan dukungan lintas sektor, termasuk lembaga sosial seperti BAZNAS.
Dalam kesempatan tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., menyampaikan harapannya agar arahan dan bimbingan yang diberikan oleh Tim Penilai Provinsi NTB dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus perbaikan dalam pengembangan Posyandu di Kabupaten Sumbawa.
Ia juga berharap Posyandu Delima dapat menjadi contoh bagi Posyandu lainnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, evaluasi yang dilakukan bukan semata-mata untuk penilaian, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat berbagai hal yang masih perlu diperkuat dan dikembangkan.
Sementara itu, Ketua Tim Penilai Lomba Posyandu 6 SPM Provinsi NTB yang juga Sekretaris Dinas Dukcapil Provinsi NTB, Teguh Gatot Yuwono, S.Hut., M.Eng., menyampaikan bahwa kunjungan ke Kabupaten Sumbawa merupakan kunjungan ketujuh dalam rangka evaluasi Posyandu.
Ia menjelaskan bahwa evaluasi tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi nyata Posyandu, berbagai inovasi yang telah dikembangkan, serta implementasi transformasi Posyandu sesuai dengan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.
Menurutnya, dokumen yang disusun oleh Posyandu harus dapat menggambarkan pelaksanaan program secara nyata di lapangan. Tim penilai ingin memastikan bahwa program dan inovasi yang dilaporkan benar-benar terlaksana serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Dokumen yang telah disusun harus mampu menunjukkan realisasi di lapangan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh program dan inovasi benar-benar terlaksana dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tegasnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan dokumen dan data dukung evaluasi kinerja Posyandu oleh Asisten I Setda Sumbawa kepada Ketua Tim Penilai Provinsi NTB. Penyerahan tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi untuk melihat kesesuaian antara administrasi, program, inovasi, dan pelaksanaan pelayanan Posyandu di lapangan.
Pada kesempatan yang sama, turut dilakukan penyerahan secara simbolis dukungan SPM bidang pendidikan bagi anak usia sekolah serta bantuan paket sembako bagi para lansia yang disponsori oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa.
Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi BAZNAS Sumbawa dalam mendukung pelayanan dasar dan kesejahteraan masyarakat. Melalui dukungan pada bidang pendidikan dan bantuan sosial bagi lansia, BAZNAS berupaya memastikan manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan oleh kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan Posyandu juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, kader Posyandu, dan lembaga pengelola zakat dalam memperkuat pelayanan sosial. Posyandu sebagai salah satu ujung tombak pelayanan masyarakat membutuhkan dukungan berbagai pihak agar program yang dijalankan dapat memberikan manfaat secara lebih luas.
Melalui evaluasi kinerja Posyandu 6 SPM ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap kualitas penyelenggaraan Posyandu semakin meningkat. Pelayanan dasar yang terintegrasi diharapkan dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak usia sekolah hingga kelompok lansia.
Bagi BAZNAS Kabupaten Sumbawa, dukungan terhadap kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk terus hadir dalam berbagai program yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS diharapkan dapat terus memberikan dampak nyata melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan.
BAZNAS Sumbawa terus memperkuat kolaborasi untuk menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan dasar yang semakin berkualitas dan merata.
