Kegiatan BAZNAS

Ketua BAZNAS NTB Silaturrahim ke BAZNAS Sumbawa, Bahas Penguatan Program dan Optimalisasi Pengumpula

🕒 10:35:02 WIB
⏱️ 4 menit baca
👁️ 7 kali dikunjungi

Sumbawa Besar, 22 Juni 2026 – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan kunjungan silaturrahim ke Kantor BAZNAS Kabupaten Sumbawa pada Senin, 22 Juni 2026. Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi kelembagaan sekaligus membahas berbagai program strategis yang telah dan sedang dijalankan oleh BAZNAS Sumbawa, termasuk upaya optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Kegiatan silaturrahim berlangsung di ruang Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kehadiran Ketua BAZNAS NTB disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Sumbawa, dan Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa.

Pertemuan tersebut menjadi ajang diskusi dan koordinasi mengenai perkembangan pengelolaan zakat di Kabupaten Sumbawa serta berbagai strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan manfaat zakat bagi masyarakat. Selain sebagai bentuk penguatan hubungan kelembagaan antara BAZNAS tingkat provinsi dan kabupaten, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi dan berbagi gagasan terkait pengelolaan ZIS yang semakin profesional, transparan, dan akuntabel.

Dalam kesempatan tersebut, pimpinan BAZNAS Sumbawa memaparkan sejumlah program unggulan yang telah dilaksanakan selama ini. Berbagai program tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang menjadi fokus utama pendistribusian dan pendayagunaan dana zakat.

BAZNAS Sumbawa menjelaskan bahwa seluruh program yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada bantuan sesaat, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan dampak jangka panjang bagi para penerima manfaat. Melalui berbagai program pemberdayaan, BAZNAS Sumbawa berupaya membantu mustahik agar mampu meningkatkan kualitas hidup dan secara bertahap menjadi lebih mandiri secara ekonomi.

Pada sektor pendidikan misalnya, BAZNAS Sumbawa terus menghadirkan berbagai bantuan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Sementara di bidang kesehatan, bantuan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan dukungan biaya pengobatan maupun layanan kesehatan lainnya. Adapun pada bidang ekonomi, program pemberdayaan terus didorong melalui bantuan modal usaha dan penguatan usaha produktif masyarakat.

Selain membahas program-program yang telah berjalan, diskusi juga difokuskan pada strategi penguatan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Sumbawa. Optimalisasi pengumpulan ZIS menjadi salah satu prioritas penting karena besarnya potensi zakat yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam pemaparannya, BAZNAS Sumbawa menyampaikan berbagai langkah yang telah dilakukan untuk meningkatkan penghimpunan ZIS, mulai dari penguatan koordinasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), sosialisasi kepada masyarakat, penguatan kerja sama dengan instansi pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, hingga peningkatan layanan pembayaran zakat yang semakin mudah dan cepat.

BAZNAS Sumbawa juga terus mendorong peningkatan literasi zakat di tengah masyarakat agar semakin banyak umat Islam yang memahami pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan edukasi, sosialisasi, dan pendekatan kepada berbagai elemen masyarakat.

Ketua BAZNAS NTB memberikan apresiasi atas berbagai capaian yang telah diraih BAZNAS Sumbawa. Menurutnya, berbagai program yang telah dijalankan menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan manfaat zakat yang nyata bagi masyarakat.

Beliau juga menilai bahwa langkah-langkah yang dilakukan BAZNAS Sumbawa dalam mengoptimalkan pengumpulan ZIS merupakan bagian penting dari upaya memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial dan ekonomi umat. Dengan pengumpulan yang semakin optimal, maka semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik.

Dalam arahannya, Ketua BAZNAS NTB mendorong agar BAZNAS Sumbawa terus melakukan inovasi dalam pengelolaan zakat serta memperkuat kepercayaan publik melalui tata kelola yang transparan dan akuntabel. Kepercayaan masyarakat, menurutnya, merupakan fondasi utama dalam meningkatkan partisipasi muzaki untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.

Beliau juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya guna memperluas jangkauan layanan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berzakat.

Sementara itu, pimpinan BAZNAS Sumbawa menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan memperkuat strategi penghimpunan dana ZIS. Dukungan serta arahan dari BAZNAS NTB dinilai menjadi motivasi sekaligus penguatan bagi BAZNAS Sumbawa dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat di daerah.

Kegiatan silaturrahim tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi dan koordinasi dalam pengelolaan zakat. Dengan sinergi yang semakin baik antara BAZNAS Provinsi NTB dan BAZNAS Kabupaten Sumbawa, diharapkan potensi zakat yang ada dapat dihimpun secara optimal dan disalurkan melalui program-program yang tepat sasaran, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan.

Rekomendasi Untuk Anda