SUMBAWA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa kembali menghadirkan manfaat nyata dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan masyarakat melalui penyerahan Bale Umat ke-6 kepada salah seorang warga di Dusun Olat Rarang, Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, Jumat, 25 September 2026.
Bale Umat tersebut merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Sumbawa dalam membantu masyarakat yang menghadapi keterbatasan untuk memiliki hunian yang layak. Rumah yang diserahkan kali ini merupakan milik Bapak Minasih, seorang warga yang selama ini tinggal bersama cucunya yang merupakan yatim piatu dan berada dalam pengasuhan beliau.
Penyerahan Bale Umat berlangsung dalam suasana penuh rasa syukur dan kebersamaan. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., bersama jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa, yakni Wakil Ketua II Lukman Hakim, SH., M.Si., Wakil Ketua III Indah Setia Ningsih, A.Ma.Pd.SD., dan Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, S.Pd., M.Si. Turut hadir Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa Dr. Supriyadi, MHI, beserta para staf dan amil pelaksana BAZNAS Kabupaten Sumbawa.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh unsur pemerintahan dan masyarakat setempat. Di antaranya Sekretaris Desa Labuhan Sumbawa, Kepala Dusun Olat Rarang Sumanjaya, Ketua RW 10 Alfian Rusdi, Ketua RT 02 Zulkarnaen, serta masyarakat yang turut hadir menyaksikan secara langsung penyerahan rumah yang menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana ZIS bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bagi Pak Minasih, Bale Umat tersebut bukan sekadar bangunan rumah baru. Rumah itu menjadi tempat yang memberikan kembali rasa aman, nyaman, dan harapan setelah sebelumnya kondisi tempat tinggal beliau berada dalam keadaan yang sangat memprihatinkan. Rumah lama yang ditempati Pak Minasih telah roboh dan hanya menyisakan satu petak ruangan yang masih dapat digunakan sebagai tempat tinggal bersama cucunya.
Dalam kondisi tersebut, keterbatasan ekonomi membuat Pak Minasih tidak memiliki kemampuan untuk membangun kembali rumahnya secara mandiri. Namun, melalui dana ZIS yang dihimpun dan dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa, harapan untuk memiliki hunian yang lebih layak akhirnya dapat diwujudkan.
Rasa syukur pun tidak dapat disembunyikan dari wajah Pak Minasih ketika rumah yang sebelumnya hanya menyisakan satu petak kini telah berdiri kembali dalam kondisi yang lebih layak untuk ditempati. Beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa serta seluruh masyarakat, khususnya para muzaki dan para pihak yang telah mempercayakan dana ZIS melalui BAZNAS.
Rumah tersebut menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya berbicara mengenai kewajiban menunaikan sebagian harta, tetapi juga tentang bagaimana dana yang dihimpun dapat memberikan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat yang membutuhkan. Dari kepedulian para muzaki, munfik, dan mutashaddiq, dana ZIS kemudian dikelola dan disalurkan melalui berbagai program kemaslahatan, salah satunya melalui program Bale Umat.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov. menyampaikan bahwa pembangunan Bale Umat merupakan bentuk gotong royong bersama untuk membantu saudara-saudara yang memiliki keterbatasan dalam memperoleh hunian yang layak.
Menurutnya, keberadaan Bale Umat tidak terlepas dari kepedulian masyarakat Sumbawa yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi pemerintah tersebut. Setiap dana yang dipercayakan memiliki nilai manfaat ketika dikelola dengan baik dan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program-program yang menyentuh kebutuhan mustahik.
“Ini adalah bentuk gotong royong kita dalam membantu saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan dalam memiliki hunian yang layak. Apa yang kita saksikan hari ini merupakan hasil dari kepedulian dan kepercayaan masyarakat yang menyalurkan ZIS melalui BAZNAS,” ujar Ketua BAZNAS Sumbawa.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat semangat GERAS BERKAT (Gerakan Sumbawa Berzakat). Gerakan tersebut diharapkan menjadi bagian dari kesadaran bersama masyarakat Sumbawa untuk menunaikan zakat dan memperkuat kepedulian melalui infak dan sedekah.
Melalui GERAS BERKAT, BAZNAS Sumbawa terus mendorong agar zakat tidak hanya dipahami sebagai kewajiban individual, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang mampu menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat. Ketika zakat dikelola secara amanah dan disalurkan kepada mereka yang berhak, maka nilai ibadah tersebut dapat menghadirkan perubahan dalam berbagai aspek kehidupan.
Ketua BAZNAS Sumbawa juga menegaskan bahwa keberadaan Bale Umat merupakan salah satu wujud nyata bagaimana dana ZIS dapat kembali kepada masyarakat dalam bentuk manfaat yang langsung dirasakan. Hunian yang layak merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia, sehingga membantu masyarakat yang tidak mampu memenuhi kebutuhan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas kehidupan mustahik.
“Semoga rumah ini menjadi rumah yang penuh keberkahan, menjadi tempat berkumpul keluarga, tempat beristirahat dengan tenang, dan menjadi tempat tumbuhnya kebaikan. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan bersama ini dicatat sebagai amal jariyah oleh Allah SWT,” harapnya.
Penyerahan Bale Umat ke-6 tersebut juga menjadi momentum untuk mengingat kembali bahwa di balik setiap dana zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat, terdapat harapan dari saudara-saudara yang membutuhkan. Karena itu, kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS menjadi amanah yang harus terus dijaga melalui pengelolaan dan pendistribusian ZIS secara tepat sasaran.
Sementara itu, Ketua RT 02 Zulkarnaen menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa serta para muzaki yang telah mempercayakan dana ZIS melalui BAZNAS. Sebagai Ketua RT yang sehari-hari bersentuhan langsung dengan masyarakat, ia mengetahui bagaimana kondisi warga dan berbagai keterbatasan yang dihadapi oleh Pak Minasih.
Menurutnya, kondisi rumah Pak Minasih sebelumnya memang sangat memprihatinkan. Rumah yang ditempati sudah roboh dan hanya menyisakan satu bagian yang masih dapat digunakan. Kondisi tersebut tentu sangat berat, terlebih Pak Minasih tinggal bersama cucunya yang merupakan yatim piatu dan berada dalam pengasuhannya.
Karena itu, hadirnya Bale Umat menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi keluarga tersebut. Bukan hanya memberikan tempat tinggal yang lebih layak, tetapi juga menunjukkan bahwa masyarakat yang berada dalam kondisi sulit tidak berjalan sendirian karena ada kepedulian dari berbagai pihak.
“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS dan para muzaki yang telah mempercayakan dana ZIS-nya melalui BAZNAS Sumbawa. Kami yang berada di lingkungan ini sangat mengetahui bagaimana kondisi warga kami. Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini, Pak Minasih sekarang bisa memiliki rumah yang lebih layak untuk ditempati bersama cucunya,” ungkapnya.
Ia berharap kepedulian seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari dana ZIS. Menurutnya, ketika zakat, infak, dan sedekah disalurkan melalui lembaga yang tepat, manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Suasana penyerahan Bale Umat semakin khidmat dengan dilaksanakannya Zikir Tama Bale, sebuah tradisi masyarakat Sumbawa yang berlandaskan pada nilai Syara’. Zikir Tama Bale dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas selesainya pembangunan rumah sekaligus sebagai bentuk doa agar Bale Umat tersebut senantiasa mendapatkan keberkahan dan menjadi tempat yang dipenuhi kebaikan.
Zikir tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Sumbawa, M. Lutfi Makki, S.Pd., M.Si., bersama masyarakat yang hadir dalam kegiatan penyerahan. Lantunan zikir dan doa menjadi bagian penting dari prosesi tersebut, menyatukan rasa syukur BAZNAS, pemerintah desa, keluarga penerima manfaat, dan masyarakat yang hadir.
Tradisi Tama Bale juga menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya masyarakat Sumbawa yang menyelaraskan adat dan agama. Dalam momentum tersebut, pembangunan rumah tidak hanya dipandang sebagai selesainya sebuah pekerjaan fisik, tetapi juga sebagai nikmat yang patut disyukuri dan didoakan agar membawa kebaikan bagi penghuninya.
Di tengah suasana tersebut, Pak Minasih tampak menerima rumah barunya dengan penuh rasa syukur. Setelah melalui kondisi tempat tinggal yang tidak layak, kini beliau memiliki tempat untuk berteduh bersama cucunya. Bale Umat itu menjadi simbol harapan baru bagi keluarganya sekaligus menjadi bukti bahwa kepedulian yang dihimpun dari masyarakat dapat diwujudkan menjadi sesuatu yang konkret.
Program Bale Umat sendiri merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana ZIS yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Program ini diarahkan untuk membantu mustahik yang memiliki kondisi tempat tinggal yang sangat membutuhkan perhatian, sehingga mereka dapat memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan manusiawi.
Penyerahan Bale Umat ke-6 di Olat Rarang juga menunjukkan bahwa keberhasilan program tidak dapat dilepaskan dari sinergi berbagai pihak. BAZNAS sebagai lembaga pengelola ZIS, para muzaki dan masyarakat sebagai pihak yang menunaikan zakat serta memberikan infak dan sedekah, pemerintah desa dan perangkat wilayah, hingga masyarakat sekitar memiliki peran dalam menghadirkan manfaat tersebut.
Semangat kebersamaan inilah yang terus didorong BAZNAS Kabupaten Sumbawa melalui GERAS BERKAT — Gerakan Sumbawa Berzakat. Gerakan ini diharapkan semakin menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat serta memperkuat budaya berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Sumbawa.
Sebab, ketika zakat ditunaikan dan dikelola secara amanah, manfaatnya dapat hadir dalam berbagai bentuk. Ada yang menjadi bantuan pendidikan melalui program BAZNAS Cerdas, bantuan kesehatan melalui BAZNAS Sehat, pemberdayaan ekonomi melalui BAZNAS Makmur, penguatan keagamaan melalui BAZNAS Taqwa, kepedulian sosial melalui BAZNAS Peduli, hingga bantuan hunian layak melalui Bale Umat.
Bale Umat milik Pak Minasih di Olat Rarang menjadi salah satu cerita tentang bagaimana dana ZIS dapat menjembatani kepedulian antara mereka yang memiliki kemampuan untuk berbagi dengan mereka yang membutuhkan bantuan. Di balik berdirinya sebuah rumah, terdapat kepercayaan para muzaki, kerja para amil, dukungan pemerintah dan masyarakat, serta doa dari penerima manfaat.
BAZNAS Kabupaten Sumbawa berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat, memperbanyak infak dan sedekah, serta mempercayakan pengelolaannya melalui BAZNAS. Dengan demikian, semakin banyak pula saudara-saudara yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya.
Penyerahan Bale Umat ke-6 di Olat Rarang akhirnya bukan sekadar seremoni penyerahan sebuah rumah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata tentang bagaimana semangat gotong royong, kepedulian, zakat, infak, sedekah, dan nilai-nilai budaya serta agama dapat bertemu dalam satu tujuan: menghadirkan kebermanfaatan dan membantu masyarakat memperoleh kehidupan yang lebih layak.
Dari rumah yang pernah roboh, kini berdiri sebuah Bale Umat yang menjadi tempat menaruh harapan. Dari kepedulian para muzaki, lahir manfaat yang dirasakan langsung oleh mustahik. Dan dari semangat GERAS BERKAT, BAZNAS Kabupaten Sumbawa terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun Sumbawa melalui zakat, infak, dan sedekah.
Semoga Bale Umat milik Pak Minasih menjadi rumah yang penuh keberkahan, menjadi tempat tumbuhnya kasih sayang bersama cucunya, serta menjadi saksi bahwa setiap kebaikan yang dititipkan melalui ZIS dapat menemukan jalannya untuk memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.
