Kegiatan BAZNAS

Dari Zakat untuk Kemanusiaan: Bupati Sumbawa Resmikan Rumah Singgah BAZNAS Sumbawa di Kota Mataram

🕒 14:18:48 WITA
⏱️ 5 menit baca
👁️ 25 kali dikunjungi

Mataram – Upaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan berpihak kepada masyarakat kurang mampu terus diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa. Salah satu ikhtiar nyata tersebut diwujudkan melalui peresmian Rumah Singgah BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang berlokasi di Jalan Jaya Lengkara, Komplek Taman Mega Indah Blok A Nomor 4, Dasan Cermen, Kota Mataram, pada Kamis (30/7/2026).

Rumah Singgah ini diresmikan langsung oleh Bupati Sumbawa sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap penguatan layanan sosial dan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, khususnya warga Kabupaten Sumbawa yang harus menjalani pengobatan di Kota Mataram.

Prosesi peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah. Selain Bupati Sumbawa, hadir pula Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumbawa, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, serta Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat. Turut hadir pula jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa, para Ketua BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Nusa Tenggara Barat, serta jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa bersama seluruh staf amil pelaksana.

Acara diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi yang menambah kekhidmatan suasana, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Sumbawa, M. Lutfi Makki, S.Pd., M.Si. Seluruh rangkaian acara berlangsung penuh rasa syukur sebagai penanda dimulainya operasional Rumah Singgah BAZNAS Kabupaten Sumbawa.

Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Syukri Rahmat, S.Ag., M.M. Inov. menyampaikan bahwa kehadiran Rumah Singgah merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS dalam memperluas pelayanan kepada masyarakat, khususnya para mustahik yang sedang menghadapi ujian kesehatan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan dan peresmian Rumah Singgah ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang selama ini memberikan kepercayaan dan amanah kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa, para muzaki, mitra kerja, serta seluruh elemen masyarakat yang terus mendukung pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Kepercayaan tersebut, katanya, menjadi modal utama bagi BAZNAS untuk terus menghadirkan program-program yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Sumbawa juga mengungkapkan kondisi yang selama ini banyak ditemui di lapangan. Tidak sedikit masyarakat Kabupaten Sumbawa yang harus menjalani pengobatan lanjutan di rumah sakit rujukan utama di Kota Mataram dengan kondisi ekonomi yang sangat terbatas. Bahkan, menurutnya, terdapat keluarga yang terpaksa menjual aset maupun harta benda yang dimiliki demi membiayai kebutuhan selama mendampingi anggota keluarganya menjalani pengobatan.

"Kondisi tersebut menjadi perhatian serius bagi kami. Banyak masyarakat yang sebenarnya telah terbantu dari sisi pembiayaan medis melalui BPJS Kesehatan, namun masih menghadapi persoalan besar terkait biaya tempat tinggal, konsumsi, dan kebutuhan sehari-hari selama menjalani pengobatan di Mataram. Bahkan ada yang sampai menjual aset demi memenuhi kebutuhan tersebut," ungkapnya.

Berangkat dari realitas tersebut, BAZNAS Kabupaten Sumbawa menghadirkan Rumah Singgah sebagai salah satu solusi nyata untuk membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu. Fasilitas ini secara khusus diperuntukkan bagi pasien dan keluarga dari kalangan tidak mampu asal Kabupaten Sumbawa yang merupakan pengguna BPJS Kesehatan Kelas III dan sedang menjalani rujukan medis di rumah sakit rujukan utama di Kota Mataram.

Rumah Singgah ini diharapkan mampu menjadi tempat tinggal sementara yang aman, nyaman, dan layak bagi para pasien beserta pendampingnya selama menjalani proses pengobatan. Dengan demikian, keluarga tidak lagi dibebani biaya penginapan yang sering kali menjadi persoalan utama ketika harus menjalani perawatan dalam waktu yang cukup lama.

Ketua BAZNAS Sumbawa menegaskan bahwa keberadaan Rumah Singgah bukan sekadar menyediakan tempat beristirahat, tetapi merupakan bentuk pelayanan kemanusiaan yang lahir dari semangat zakat sebagai instrumen untuk menghadirkan kepedulian, mengurangi beban hidup masyarakat, serta memperkuat solidaritas sosial.

Sementara itu, dalam sambutan dan arahannya, Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran pimpinan dan pengurus BAZNAS Kabupaten Sumbawa atas lahirnya inovasi pelayanan sosial tersebut. Menurutnya, Rumah Singgah merupakan salah satu program yang sangat dibutuhkan masyarakat dan menjadi bukti nyata bahwa dana zakat mampu dikelola secara produktif, profesional, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyambut baik hadirnya Rumah Singgah karena mampu melengkapi berbagai upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan sosial masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, lembaga vertikal, lembaga keagamaan, dan organisasi sosial agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

"Pemerintah Daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya dukungan lembaga vertikal maupun lembaga sosial kemasyarakatan. Apa yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Sumbawa hari ini merupakan sebuah lompatan inovasi sosial yang luar biasa bagi daerah. Kehadiran Rumah Singgah ini menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen ibadah, tetapi juga mampu menjadi solusi nyata bagi persoalan sosial yang dihadapi masyarakat," ujar Bupati.

Ia berharap keberadaan Rumah Singgah BAZNAS Kabupaten Sumbawa dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat yang membutuhkan serta menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus memperkuat gerakan kepedulian sosial melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

Peresmian Rumah Singgah ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan layanan sosial BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Kehadiran fasilitas tersebut mempertegas komitmen BAZNAS untuk tidak hanya menyalurkan bantuan konsumtif, tetapi juga menghadirkan layanan yang menjawab kebutuhan riil masyarakat, khususnya bagi mustahik yang sedang menghadapi ujian kesehatan.

Dengan lokasi yang strategis di Kota Mataram, Rumah Singgah BAZNAS Kabupaten Sumbawa diharapkan menjadi rumah harapan bagi para pasien dan keluarga yang tengah berjuang memperoleh kesembuhan. Lebih dari sekadar tempat tinggal sementara, fasilitas ini menjadi simbol hadirnya zakat sebagai wujud kasih sayang, kepedulian, dan gotong royong dalam membantu sesama menuju kehidupan yang lebih bermartabat.

Rekomendasi Untuk Anda