Sumbawa, 11 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa kembali memperkuat komitmennya dalam membangun tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penyerahan laporan pengelolaan ZIS kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang berlangsung di Pendopo Wakil Bupati Sumbawa, Selasa, 11 Agustus 2026.
Dalam agenda tersebut, rombongan BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyerahkan Laporan Keuangan Semester I Tahun 2026 dan Laporan Pengelolaan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Semester I Tahun 2026 kepada Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori.
Tim BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang hadir dalam kesempatan tersebut terdiri atas Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat; Wakil Ketua I, Dr. M. Ikhsan Safitri; Sekretaris BAZNAS, Dr. Supriyadi; serta staf Amil Pelaksana BAZNAS Kabupaten Sumbawa.
Penyerahan laporan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Sumbawa dalam menjaga amanah masyarakat sekaligus memastikan pengelolaan dana ZIS dapat dipertanggungjawabkan secara kelembagaan. Laporan yang disampaikan juga menjadi gambaran mengenai pelaksanaan pengelolaan dana ZIS selama periode Semester I Tahun 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menjelaskan secara langsung kepada Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mengenai sejumlah laporan yang diserahkan. Ia menerangkan bahwa terdapat dua dokumen utama yang diantarkan, yakni Laporan Keuangan Semester I Tahun 2026 dan Laporan Pengelolaan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Semester I Tahun 2026.
Laporan keuangan memberikan gambaran mengenai kondisi dan pengelolaan keuangan BAZNAS selama periode Semester I Tahun 2026. Sementara itu, laporan pengelolaan dana ZIS memberikan gambaran mengenai pelaksanaan penghimpunan, pendistribusian, dan pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang telah dilakukan selama periode tersebut.
Menurut Syukri Rahmat, penyampaian laporan kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa merupakan bagian penting dari tata kelola BAZNAS yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas. Setiap dana yang dihimpun dari masyarakat merupakan amanah yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab dan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.
“Laporan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kami dalam mengelola amanah masyarakat. Yang kami sampaikan mencakup laporan keuangan serta laporan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah selama Semester I Tahun 2026. Kami berharap laporan ini dapat memberikan gambaran mengenai bagaimana amanah ZIS dikelola dan dimanfaatkan untuk masyarakat,” jelas Syukri Rahmat.
Ia menyampaikan bahwa laporan tersebut tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi juga menjadi bahan evaluasi bagi BAZNAS Kabupaten Sumbawa untuk melihat perkembangan pengelolaan ZIS selama Semester I Tahun 2026. Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam meningkatkan kualitas penghimpunan sekaligus memperkuat efektivitas program pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS pada periode berikutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menyambut baik penyerahan laporan yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Penyampaian laporan secara berkala dinilai sebagai langkah positif dalam menjaga transparansi pengelolaan dana ZIS sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS.
Wakil Bupati juga memberikan apresiasi terhadap berbagai program yang telah dijalankan BAZNAS Kabupaten Sumbawa dalam membantu masyarakat. Menurutnya, pengelolaan dana ZIS memiliki potensi besar untuk mendukung berbagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama apabila diarahkan melalui program-program yang tepat sasaran dan memberikan dampak berkelanjutan.
Pertemuan tersebut kemudian berlangsung dalam suasana yang hangat dan diisi dengan diskusi ringan antara rombongan BAZNAS Kabupaten Sumbawa dengan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori. Diskusi tersebut membahas berbagai hal yang berkaitan dengan pengelolaan zakat serta strategi yang dapat dilakukan untuk memperluas manfaat ZIS bagi masyarakat.
Pembahasan tidak hanya berfokus pada aspek penghimpunan dana, tetapi juga menyentuh bagaimana dana ZIS dapat didayagunakan secara optimal untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Diskusi tersebut menjadi ruang untuk bertukar gagasan mengenai langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan dalam rangka menghadirkan program yang memberikan manfaat lebih luas bagi umat.
Dalam suasana diskusi yang berlangsung secara ringan dan konstruktif, BAZNAS dan Wakil Bupati Sumbawa membicarakan pentingnya mengarahkan pengelolaan ZIS pada program-program yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Dana zakat, infak, dan sedekah diharapkan tidak hanya mampu membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka pendek, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang mendorong kemandirian.
Strategi tersebut menjadi penting karena zakat memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu instrumen dalam memperkuat kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan pengelolaan yang tepat, dana ZIS dapat diarahkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus membuka peluang agar penerima manfaat dapat meningkatkan kapasitas dan kondisi ekonominya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menyampaikan bahwa pihaknya terbuka terhadap berbagai masukan dan gagasan dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam rangka meningkatkan kemanfaatan dana ZIS.
Menurutnya, tujuan utama dari pengelolaan zakat bukan semata-mata menghimpun dan menyalurkan dana, tetapi bagaimana dana tersebut dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami tentu sangat terbuka untuk terus berdiskusi dan menerima masukan dari pemerintah daerah. Prinsipnya, bagaimana dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat dapat memberikan kemaslahatan yang lebih luas dan program-program BAZNAS dapat semakin tepat sasaran,” ungkap Syukri Rahmat.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pengelolaan ZIS tidak hanya dilihat dari sisi penghimpunan, tetapi juga dari sejauh mana dana tersebut mampu memberikan perubahan positif bagi kehidupan mustahik.
Karena itu, BAZNAS Kabupaten Sumbawa akan terus mendorong penguatan program yang bersifat produktif dan berkelanjutan. Mustahik diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berkembang dan secara bertahap meningkatkan kemandirian.
Penyerahan laporan kepada Wakil Bupati Sumbawa juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS untuk menjaga komunikasi dan hubungan kelembagaan yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Komunikasi tersebut penting agar berbagai program yang dilaksanakan dapat berjalan searah dengan kebutuhan masyarakat serta dapat memberikan kontribusi terhadap upaya peningkatan kesejahteraan daerah.
Bagi BAZNAS Kabupaten Sumbawa, kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus terus dijaga. Setiap zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun memiliki nilai tanggung jawab yang besar karena berasal dari masyarakat yang mempercayakan pengelolaannya kepada BAZNAS untuk kemudian disalurkan kepada mereka yang berhak menerima.
Oleh karena itu, transparansi dan akuntabilitas menjadi bagian penting dalam pengelolaan ZIS. Penyampaian laporan secara berkala merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban BAZNAS sekaligus upaya untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan para muzaki.
BAZNAS Kabupaten Sumbawa terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga, baik dalam aspek penghimpunan, administrasi, pelaporan, pendistribusian maupun pendayagunaan dana ZIS. Berbagai program juga terus diarahkan agar semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Program-program tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan, sosial kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, hingga penanganan kondisi darurat dan bencana. Seluruhnya menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat dana ZIS secara nyata di tengah masyarakat.
Pertemuan di Pendopo Wakil Bupati Sumbawa tersebut tidak hanya menjadi agenda penyerahan laporan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan membangun gagasan bersama mengenai masa depan pengelolaan ZIS di Kabupaten Sumbawa.
Diskusi ringan mengenai strategi untuk kemaslahatan umat menjadi salah satu bagian penting dalam pertemuan tersebut. Dari diskusi tersebut, tercermin semangat yang sama untuk terus mendorong agar zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola secara optimal serta memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Dengan tata kelola yang amanah, dukungan pemerintah, partisipasi masyarakat, dan pengelolaan program yang tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Sumbawa optimistis dana ZIS dapat terus menjadi salah satu kekuatan dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penyerahan Laporan Keuangan Semester I Tahun 2026 dan Laporan Pengelolaan Dana ZIS Semester I Tahun 2026 kepada Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, sekaligus menjadi penegasan bahwa BAZNAS Kabupaten Sumbawa terus berkomitmen menjalankan amanah secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Melalui pengelolaan yang baik dan kolaborasi yang terus diperkuat, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berharap dana ZIS dapat semakin optimal dalam memberikan manfaat bagi mustahik, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan kemaslahatan umat di Kabupaten Sumbawa.
