Kegiatan BAZNAS

BAZNAS Sumbawa Gelar Rakor Persiapan Pelatihan Qori dan Qoriah Bersama Kesra, LPTQ dan Kemenag

🕒 15:45:29 WITA
⏱️ 7 menit baca
👁️ 100 kali dikunjungi

SUMBAWA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Sumbawa. Salah satu langkah yang tengah dipersiapkan adalah pelaksanaan pelatihan Qori dan Qoriah dengan menghadirkan qori internasional sebagai narasumber sekaligus pelatih.

Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi antara BAZNAS Kabupaten Sumbawa bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), dan Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, yang berlangsung pada Senin, 31 Agustus 2026, bertempat di Meeting Room BAZNAS Kabupaten Sumbawa.

Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari langkah awal untuk mematangkan konsep dan teknis pelaksanaan pelatihan. Kehadiran qori internasional nantinya diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar menjadi ruang pembelajaran bagi para qori dan qoriah Sumbawa untuk mendapatkan ilmu, pengalaman, serta teknik tilawah secara langsung dari sosok yang memiliki kapasitas dan pengalaman di tingkat internasional.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S. Ag., M. M. Inov, bersama Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dr. M. Ikhsan Safitri, M. Si., serta Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dr. Supriyadi, MHI.

Dari Bagian Kesra turut hadir Ria Adekayanti Yasin, Hastuti, Miftahurrahman, dan Syamsul Hidayat. Sementara dari LPTQ hadir Abdullah SY dan Suryanto, sedangkan dari Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa hadir Taufikurrahman dan Suryadin.

Dalam rapat tersebut, BAZNAS Sumbawa bersama pihak terkait membahas pentingnya menghadirkan pola pembinaan yang mampu memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi para qori dan qoriah di daerah. Salah satu pendekatan yang dinilai strategis adalah menghadirkan qori yang memiliki pengalaman di tingkat internasional untuk memberikan pembinaan secara langsung kepada peserta.

Melalui konsep tersebut, para qori dan qoriah Sumbawa nantinya diharapkan dapat memperoleh kesempatan untuk mentransfer ilmu secara langsung dari qori internasional, baik berkaitan dengan teknik vokal, lagu dan irama tilawah, penguasaan maqamat, tajwid, fasahah, adab dalam membaca Al-Qur’an, maupun berbagai aspek lain yang menunjang kualitas seorang qori dan qoriah.

Transfer ilmu secara langsung tersebut diharapkan memberikan pengalaman yang berbeda bagi peserta. Mereka tidak hanya memperoleh materi secara teoritis, tetapi juga dapat melihat, mendengar, mempraktikkan, dan mendapatkan evaluasi secara langsung dari qori yang memiliki pengalaman di berbagai ajang tilawatil Qur’an tingkat internasional.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S. Ag., M. M. Inov, dalam rapat tersebut menekankan pentingnya membangun kolaborasi dalam setiap program yang memiliki tujuan meningkatkan kualitas masyarakat, termasuk dalam bidang pembinaan keagamaan.

Menurutnya, potensi qori dan qoriah yang dimiliki Kabupaten Sumbawa perlu terus dikembangkan melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan. Para qori dan qoriah tidak hanya diharapkan mampu berprestasi pada tingkat daerah, tetapi juga memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

Karena itu, rencana menghadirkan qori internasional dinilai menjadi salah satu upaya untuk membuka akses pembelajaran yang lebih luas. Para peserta nantinya dapat belajar langsung dari qori yang memiliki pengalaman dan kompetensi tinggi, kemudian mengembangkan ilmu tersebut dalam proses pembinaan selanjutnya.

BAZNAS Sumbawa memandang bahwa pengembangan generasi Qur’ani merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Kemampuan membaca dan melantunkan Al-Qur’an dengan baik bukan hanya berkaitan dengan prestasi dalam perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dr. M. Ikhsan Safitri, M. Si., turut memberikan perhatian terhadap penyusunan konsep pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan perlu dirancang dengan baik agar waktu dan kesempatan yang diberikan kepada peserta dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Pelatihan nantinya diharapkan menggunakan pola pembinaan yang interaktif, sehingga peserta dapat berkomunikasi langsung dengan narasumber, mempraktikkan materi yang diberikan, sekaligus memperoleh evaluasi terhadap kemampuan tilawah masing-masing.

Dengan demikian, proses transfer ilmu tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi dapat benar-benar diterapkan oleh peserta setelah kegiatan selesai. Para qori dan qoriah diharapkan dapat membawa pulang pengalaman dan pengetahuan baru untuk terus dikembangkan, baik secara mandiri maupun melalui pembinaan bersama lembaga terkait.

Pihak LPTQ Kabupaten Sumbawa menyambut baik rencana pelaksanaan pelatihan Qori dan Qoriah tersebut, khususnya dengan adanya rencana menghadirkan qori internasional sebagai narasumber dan pelatih. Kehadiran qori internasional dinilai dapat menjadi kesempatan yang sangat baik bagi qori dan qoriah Sumbawa untuk mendapatkan pengalaman, wawasan, serta teknik baru secara langsung dari qori yang memiliki kapasitas dan pengalaman di tingkat internasional.

Sambutan positif dari LPTQ tersebut sekaligus menunjukkan adanya dukungan dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pembinaan tilawatil Qur’an di Kabupaten Sumbawa. LPTQ memandang bahwa transfer ilmu secara langsung dari qori internasional dapat memberikan pengayaan bagi para peserta, baik dari sisi teknik membaca Al-Qur’an, penguasaan lagu dan irama, maqamat, maupun aspek lain yang menunjang kualitas tilawah.

LPTQ juga melihat bahwa kegiatan tersebut berpotensi memberikan dampak jangka panjang terhadap perkembangan qori dan qoriah di Kabupaten Sumbawa. Ilmu yang diperoleh selama pelatihan nantinya diharapkan tidak berhenti pada peserta yang hadir, tetapi dapat terus dikembangkan dan ditularkan kepada qori, qoriah, serta generasi muda lainnya melalui proses pembinaan berkelanjutan.

Keterlibatan LPTQ dalam persiapan kegiatan menjadi bagian penting dalam memastikan materi dan pola pembinaan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan qori dan qoriah di Kabupaten Sumbawa. Sinergi antara BAZNAS dan LPTQ diharapkan dapat memperkuat program pembinaan yang selama ini telah berjalan.

Begitu pula dengan keterlibatan Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, yang diharapkan dapat memberikan penguatan dari sisi pembinaan keagamaan serta mendukung penyusunan program yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan membaca dan melantunkan Al-Qur’an.

Dari pihak Bagian Kesra, kehadiran dalam rapat koordinasi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pemerintah daerah dengan lembaga-lembaga yang memiliki perhatian terhadap pengembangan kehidupan keagamaan masyarakat.

Kolaborasi lintas lembaga tersebut dinilai penting agar pelatihan yang direncanakan tidak hanya berjalan sebagai kegiatan sesaat, tetapi dapat menjadi bagian dari program pembinaan yang memiliki arah dan tujuan yang jelas.

Rapat koordinasi juga membahas berbagai aspek yang perlu dipersiapkan sebelum kegiatan dilaksanakan. Mulai dari konsep pelatihan, calon peserta, materi, narasumber, metode pembinaan, waktu pelaksanaan, hingga kebutuhan teknis lainnya menjadi bagian dari pembahasan bersama.

Kehadiran qori internasional diharapkan menjadi daya dorong bagi qori dan qoriah Sumbawa untuk terus meningkatkan kemampuan. Tidak hanya dalam menghadapi ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), tetapi juga dalam membangun tradisi belajar dan mengembangkan kemampuan tilawah secara berkelanjutan.

Program tersebut sekaligus diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat regenerasi qori dan qoriah di Kabupaten Sumbawa. Generasi muda yang memiliki bakat dan kemampuan dalam bidang tilawatil Qur’an perlu mendapatkan kesempatan untuk belajar dari para qori terbaik sehingga potensi yang dimiliki dapat berkembang secara optimal.

Bagi BAZNAS Kabupaten Sumbawa, kegiatan pembinaan seperti ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah dalam bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembinaan keagamaan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dana ZIS yang dihimpun BAZNAS tidak hanya diarahkan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga dapat memberikan dampak yang lebih luas melalui program pendidikan, pemberdayaan, sosial, kesehatan, dan keagamaan.

Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dr. Supriyadi, MHI., turut mengikuti pembahasan persiapan kegiatan. Dari sisi kelembagaan, koordinasi yang dilakukan sejak awal diharapkan dapat memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan secara tertib, terarah, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pelatihan Qori dan Qoriah yang direncanakan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu program yang memberikan warna baru dalam pembinaan tilawatil Qur’an di Kabupaten Sumbawa. Jika terlaksana dengan baik, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat kepada peserta, tetapi juga berpotensi melahirkan efek berantai melalui transfer ilmu kepada lingkungan dan generasi berikutnya.

Para peserta nantinya diharapkan dapat menjadi bagian dari penggerak pembinaan Al-Qur’an di wilayah masing-masing. Ilmu yang diperoleh dari qori internasional dapat terus dikembangkan dan dibagikan kepada qori, qoriah, maupun generasi muda lainnya yang memiliki minat terhadap tilawatil Qur’an.

Dengan pola tersebut, pelatihan diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan satu kali, tetapi menjadi awal dari proses pembinaan yang berkelanjutan dan melahirkan lebih banyak qori dan qoriah berkualitas dari Kabupaten Sumbawa.

BAZNAS Sumbawa bersama Bagian Kesra, LPTQ, dan Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa akan terus melakukan koordinasi untuk mematangkan rencana kegiatan tersebut. Setiap masukan dari masing-masing pihak diharapkan dapat memperkuat konsep pelatihan sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas qori dan qoriah Sumbawa.

Lebih dari sekadar mengejar prestasi, pembinaan ini diharapkan mampu menumbuhkan generasi yang memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an dan menjadikan kemampuan tilawah sebagai bagian dari kecintaan terhadap kitab suci.

Melalui rencana menghadirkan qori internasional, BAZNAS Kabupaten Sumbawa ingin membuka ruang belajar yang lebih luas bagi putra-putri daerah. Pengalaman dan ilmu yang dibawa dari tingkat internasional diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus bekal bagi para qori dan qoriah Sumbawa untuk terus meningkatkan kemampuan.

Rekomendasi Untuk Anda